Popular Post

Posted by : dini safitri Jumat, 20 Juni 2014

PRINSIP-PRINSIP USABILITY

Pengertian Usability
Pengertian Usability itu sendiri berasal dari kata usable yang berarti dapat digunakan dengan baik. Usability sendiri lebih tepat dikatagorikan sebagai paradigma dari sebuah aplikasi (baik dari sisi perangkat lunak maupun perangkat keras) yang menggambarkan tingkat kenyamanan pemakaiaan dari sisi pengguna. Definisi dari usability sendiri menurut ISO (inter nasional Standart Organization) adalah efektivitas, efisiensi dan kepuasan dengan yang satu set tertentu pengguna dapat mencapai satu set tugas tertentu di lingkungan tertentu.
Prinsip-prinsip Usability

Prinsip Usability pada mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer adalah suatu masalah optimasi penggunaan sistem oleh pengguna. Sistem akan bekerja dengan baik apabila dipergunakan secara maksimal oleh pengguna sehingga semua kemampuan sistem dapat termanfaatkan secara maksimal.

Didalam Prinsip Usability terdapat hal-hal yang harus diperhatikan diantaranya Human Ability, Human Capabilities, Memori, Problem Solving.

Didalam Prinsip Usability terdapat hal-hal yang harus diperhatikan diantaranya Human Ability, Human Capabilities, Memori, Problem Solving.
Human Ability
adalah suatu kemampuan manusia untuk melakukan sesuatu yang dimilikinya. Memiliki 2 perbedaan yaitu:

HUMAN ABILITIES BAIK

- Kapasitas Long Term Memory (LTM) tidak terbatas
- Durasi LTM tidak terbatas dan komplex
- Kemampuan memahami tinggi
- Mekanisme konsentrasi powerful
- Pengenalan pola pikir powerful

HUMAN ABILITIES BURUK

- Kapasitas Short Term Memory (STM) terbatas
- Durasi STM terbatas
- Akses yang tidak dapat diandalkan pada STM
- Proses yang cenderung salah
- Proses yang lambat
2. Human Capabilities
Human Capabilities adalah kemampuan yg dimiliki oleh manusia  namun lebih mengarah ke anggota Penginderaan / Panca indra (Mata, Telinga, Peraba) pada manusia itu sendiri. Setiap manusia pasti mempunyai batas maksimal dalam melakukan penginderaan / sense. Human Capabilities terbagi tiga :
a.Kemampuan Mata/Vision
persepsi visual --> ukuran & jarak penglihatan
keterbatasan visual --> kemampuan melihat warna, kemampuan melihat teks (membaca)
ketajaman, pergerakan, dan sensitivitas
b. Kemapuan Telinga / Hearing
mendengar pitch/frekuensi suara
mendengar loudnes/amplitudo suara
mendengar timbre/tipe suara
c. Kemampuan Meraba / Touching
thermocpetor : respon suhu
nociceptor : tekanan keras peraba
mechanoceptor : tekanan lembut peraba
Proses yang cenderung salah
Proses yang lambat [2]
3. Memori
Memori adalah suatu tempat atau wadah untuk menyimpan data atau informasi. Memori juga dapat menyimpan pengetahuan faktual dan pengetahuan prosedural. Memori terbagi empat :
a.PERCEPTUAL BUFFER (MEMORI SENSOR)
Terbatas kapasitasnya.
Informasi yang masuk melalui indera tidak semua dapat diproses.
b.  SHORT TERM MEMORY (STM)
Memori kerja menyimpan informasi yang dibutuhkan dalam waktu yang singkat / sementara pada saat kita sedang melakukan pekerjaan.
-Dapat diakses dengan cepat, namun berkurang secara cepat pula
- Metode digunakan untuk mengukur kapasitas, yaitu berdasarkan :
Panjang suatu deret (sequence) yang dapat diingat secara terurut.
Kemampuan mengingat kembali item-item secara acak
c. INTERMEDIATE
Sebagai wadah untuk menyimpan ke Long Term Memory

d. LONG TERM MEMORY (LTM)
· Penyimpanan utama untuk informasi faktual, pengetahuan berdasarkaneksperimen / pengalaman, aturan-aturan prosedur, tingkah laku, dsb.
· Kapasitasnya lebih besar, waktu akses yang lebih lambat, serta proses hilangnya informasi lebih lambat.[2]
Terdapat dua jenis LTM :
a) Memori Episodik : menyimpan “data” kejadian atau pengalaman dam bentuk serial menurut waktu.
b) Memori Semantik : menyimpan record-record fakta, konsep keahliaan (skills) serta informasi lain yang diperoleh selama hidup dengan terstruktur.

4. Proses
 Proses informasi  pada manusia terdiri dari 3 sistem utama:
1)  perseptual
menangani sensor dari luar
sebagai buffer untuk menampung masukan yang diterima dari indra manusia
diproses untuk di teruskan ke otak (memory)
2) kognitif: memproses hubungan keduanya
3) sistem  motor: memngontrol aksi/respon (pergerakan, kecepatan, kekuatan) [3]

5. Observations
Orang lebih fokus untuk menyelesaikan masalah, tidak untuk belajar menggunakan suatu sistem secara efektif.
 Orang menggunakan perbandingan jika tidak ada penyelesaian.
Orang lebih kepada heuristic daripada algorithmic
Lebih mencoba coba-coba daripada pemikiran matang
Orang lebih memilih sub-strategi untuk masalah yang tidak terlalu penting.
Orang belajar strategi lebih baik dengan latihan
6. Problem Solving
Problem Solving atau yang biasa kita kenal Penyelesaian masalah, penyelesaian masalah pada IMK ini setelah penyimpanan di LTM, kemudian diaplikasikan. Penalaran (Reasoning) adalah  proses pengambilan kesimpulan mengenai sesuatu atau hal baru dengan pengetahuan yang dimiliki oleh manusia.[5].
Setelah penyimpanan di LTM, kemudian diaplikasikan
 Penalaran (Reasoning) : proses pengambilan kesimpulan mengenai sesuatu atau hal baru dengan pengetahuan yang dimiliki oleh manusia.
Reasoning terdiri dari :

· Deduktif
Menarik kesimpulan secara logika dari premis yang diberikan
Jika A, maka B
Sangat buruk untuk mengkonfirmasikan validitas dan kebenaran
Contoh :
If it is Friday then she will go to work
It if Fridy
Therefore she will go to work
If it raining then the ground is dry
It is raining
Therefore the ground is dry

· Induktif
Men-generalisasi dari kasus sebelumnya untuk belajar tentang hal baru
Meskipun induksi mungkin tidak dapat diandalkan namun merupakan proses yang berguna
Induksi mengakibatkan manusia senantiasa belajar mengenai lingkungan

· Abduktif
Penalaran dari sebuah fakta ke aksi atau kondisi yang mengakibatkan fakta tersebut terjadi
Metode ini digunakan untuk menjelaskan event yang kita amati
Mungkin tidak dapat diandalkan, namun manusia seringkali menerangkan sesuatu hal dengan cara seperti ini, dan mempertahankan hingga ada bukti lainyang mendukung penjelasan atau teori alternatif
Proses yang lambat [2]
2. Human Capabilities
Human Capabilities adalah kemampuan yg dimiliki oleh manusia  namun lebih mengarah ke anggota Penginderaan / Panca indra (Mata, Telinga, Peraba) pada manusia itu sendiri. Setiap manusia pasti mempunyai batas maksimal dalam melakukan penginderaan / sense. Human Capabilities terbagi tiga :
a.Kemampuan Mata/Vision
persepsi visual --> ukuran & jarak penglihatan
keterbatasan visual --> kemampuan melihat warna, kemampuan melihat teks (membaca)
ketajaman, pergerakan, dan sensitivitas
b. Kemapuan Telinga / Hearing
mendengar pitch/frekuensi suara
mendengar loudnes/amplitudo suara
mendengar timbre/tipe suara
c. Kemampuan Meraba / Touching
thermocpetor : respon suhu
nociceptor : tekanan keras peraba
mechanoceptor : tekanan lembut peraba
Proses yang cenderung salah
Proses yang lambat [2]
3. Memori
Memori adalah suatu tempat atau wadah untuk menyimpan data atau informasi. Memori juga dapat menyimpan pengetahuan faktual dan pengetahuan prosedural. Memori terbagi empat :
a.PERCEPTUAL BUFFER (MEMORI SENSOR)
Terbatas kapasitasnya.
Informasi yang masuk melalui indera tidak semua dapat diproses.
b.  SHORT TERM MEMORY (STM)
Memori kerja menyimpan informasi yang dibutuhkan dalam waktu yang singkat / sementara pada saat kita sedang melakukan pekerjaan.
-Dapat diakses dengan cepat, namun berkurang secara cepat pula
- Metode digunakan untuk mengukur kapasitas, yaitu berdasarkan :
Panjang suatu deret (sequence) yang dapat diingat secara terurut.
Kemampuan mengingat kembali item-item secara acak
c. INTERMEDIATE
Sebagai wadah untuk menyimpan ke Long Term Memory

d. LONG TERM MEMORY (LTM)
· Penyimpanan utama untuk informasi faktual, pengetahuan berdasarkaneksperimen / pengalaman, aturan-aturan prosedur, tingkah laku, dsb.
· Kapasitasnya lebih besar, waktu akses yang lebih lambat, serta proses hilangnya informasi lebih lambat.[2]
Terdapat dua jenis LTM :
a) Memori Episodik : menyimpan “data” kejadian atau pengalaman dam bentuk serial menurut waktu.
b) Memori Semantik : menyimpan record-record fakta, konsep keahliaan (skills) serta informasi lain yang diperoleh selama hidup dengan terstruktur.

4. Proses
 Proses informasi  pada manusia terdiri dari 3 sistem utama:
1)  perseptual
menangani sensor dari luar
sebagai buffer untuk menampung masukan yang diterima dari indra manusia
diproses untuk di teruskan ke otak (memory)
2) kognitif: memproses hubungan keduanya
3) sistem  motor: memngontrol aksi/respon (pergerakan, kecepatan, kekuatan

5. Observations
Orang lebih fokus untuk menyelesaikan masalah, tidak untuk belajar menggunakan suatu sistem secara efektif.
 Orang menggunakan perbandingan jika tidak ada penyelesaian.
Orang lebih kepada heuristic daripada algorithmic
Lebih mencoba coba-coba daripada pemikiran matang
Orang lebih memilih sub-strategi untuk masalah yang tidak terlalu penting.
Orang belajar strategi lebih baik dengan latihan
6. Problem Solving
Problem Solving atau yang biasa kita kenal Penyelesaian masalah, penyelesaian masalah pada IMK ini setelah penyimpanan di LTM, kemudian diaplikasikan. Penalaran (Reasoning) adalah  proses pengambilan kesimpulan mengenai sesuatu atau hal baru dengan pengetahuan yang dimiliki oleh manusia.[5].
Setelah penyimpanan di LTM, kemudian diaplikasikan
 Penalaran (Reasoning) : proses pengambilan kesimpulan mengenai sesuatu atau hal baru dengan pengetahuan yang dimiliki oleh manusia.
Reasoning terdiri dari :

· Deduktif
Menarik kesimpulan secara logika dari premis yang diberikan
Jika A, maka B
Sangat buruk untuk mengkonfirmasikan validitas dan kebenaran
Contoh :
If it is Friday then she will go to work
It if Fridy
Therefore she will go to work
If it raining then the ground is dry
It is raining
Therefore the ground is dry

· Induktif
Men-generalisasi dari kasus sebelumnya untuk belajar tentang hal baru
Meskipun induksi mungkin tidak dapat diandalkan namun merupakan proses yang berguna
Induksi mengakibatkan manusia senantiasa belajar mengenai lingkungan

· Abduktif
Penalaran dari sebuah fakta ke aksi atau kondisi yang mengakibatkan fakta tersebut terjadi
Metode ini digunakan untuk menjelaskan event yang kita amati
Mungkin tidak dapat diandalkan, namun manusia seringkali menerangkan sesuatu hal dengan cara seperti ini, dan mempertahankan hingga ada bukti lainyang mendukung penjelasan atau teori alternatif


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Dini Safitri (Interaksi Manusia dan Komputer) - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -